NARATIVE.ID Malang, – Aktivitas industri kreatif dan penyelenggaraan acara di kawasan Gunung Bromo kembali mendapat ruang. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) resmi mencabut pembatasan sementara kegiatan pengambilan gambar dan penyelenggaraan event, baik komersial maupun nonkomersial.
Kebijakan ini menjadi kabar baik bagi rumah produksi, penyelenggara acara hingga pelaku jasa wisata yang sebelumnya harus menyesuaikan aktivitas akibat pembatasan di kawasan konservasi tersebut.
Pembukaan kembali itu tertuang dalam Pengumuman Nomor PG.31/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/11/2026. Aturan tersebut sekaligus mencabut pengumuman sebelumnya bernomor PG.21/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/09/2026 tertanggal 7 September 2026.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah evaluasi kondisi lingkungan menunjukkan perbaikan signifikan, terutama terkait tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan kelembapan vegetasi, curah hujan harian hingga pemetaan titik panas atau hotspot.
"Berdasarkan hasil evaluasi dari kelembapan vegetasi, curah hujan harian, hingga pemetaan titik panas (hotspot), kondisi kawasan saat ini dinilai telah berada di tingkat yang aman serta terkendali," kata Rudijanta dalam keterangan resminya, Kamis (5/11/2026).
Selain faktor keselamatan lingkungan, pembukaan kembali kegiatan tersebut juga mempertimbangkan keberlanjutan pariwisata dan dukungan terhadap roda sosial-ekonomi masyarakat sekitar kawasan Bromo.
Meski demikian, TNBTS menegaskan bahwa pembukaan kembali bukan berarti kegiatan dapat dilakukan tanpa pengawasan.
Rumah produksi, penyelenggara event maupun masyarakat umum tetap diwajibkan mengajukan izin terlebih dahulu. Seluruh kegiatan harus mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku di kawasan konservasi.
"Bagi pemohon yang mengajukan permohonan izin agar mengajukan permohonan sesuai peraturan perundangan yang berlaku di kawasan konservasi," tegasnya.
Pembukaan kembali ini menjadi momentum pemulihan aktivitas pariwisata dan industri kreatif di Bromo. Namun, keberlanjutan kegiatan tersebut tetap bergantung pada kepatuhan penyelenggara terhadap aturan serta komitmen menjaga kelestarian ekosistem taman nasional.


▶
▶
▶
▶
▶




NARATIVE.ID · Hukum & Keamanan
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Wisata, Kuliner & Budaya
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
NARATIVE.ID · Hukum & Keamanan
Narative.id Lumajang · Hukum & Keamanan
NARATIVE.ID · Hukum & Keamanan
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR