Narative.id Malang · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Lingkungan & Bencana

Krisis Air Bersih Meluas di Malang, Banjarejo Bantur Ikut Terdampak

Krisis air bersih di Kabupaten Malang meluas hingga Desa Banjarejo, Kecamatan Bantur. BPBD Kabupaten Malang menyalurkan 89.000 liter air bersih pada 23 Oktober 2026. Total bantuan sejak 8 Agustus mencapai 5.599.150 liter, dengan dampak kekeringan sebelumnya tercatat pada 15 desa, 6.436 KK, atau 20.111 jiwa.
BPBD Kabupaten Malang terus mendistribusikan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan. Desa Banjarejo, Kecamatan Bantur, kini turut dilaporkan mengalami krisis air bersih.
BPBD Kabupaten Malang terus mendistribusikan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan. Desa Banjarejo, Kecamatan Bantur, kini turut dilaporkan mengalami krisis air bersih. · Foto: BPBD Kabupaten Malang
NARATIVE.ID Malang, – Krisis air bersih akibat kekeringan di Kabupaten Malang terus menjadi persoalan serius. Desa Banjarejo, Kecamatan Bantur, kini turut dilaporkan mengalami krisis air bersih, menambah daftar wilayah yang membutuhkan penanganan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Di tengah meluasnya dampak kekeringan, distribusi bantuan air bersih masih menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan air. Namun, bertambahnya wilayah terdampak juga menjadi perhatian terhadap kebutuhan penanganan yang berkelanjutan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan penyaluran air bersih masih dilakukan ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan.

"Distribusi air bersih masih terus kami lakukan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan," ujar Sadono kepada wartawan, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, distribusi air bersih pada Jumat (23/10/2026) mencapai 89.000 liter. Bantuan tersebut disalurkan menggunakan enam armada dengan total 15 rit pengiriman ke sejumlah wilayah.

Penyaluran mencakup Desa Sumberagung dan Kedungbanteng di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Desa Sidodadi dan Tumpakrejo di Kecamatan Gedangan, Desa Sumberoto di Kecamatan Donomulyo, serta Desa Kalirejo di Kecamatan Kalipare.

Di Kecamatan Bantur, bantuan air bersih disalurkan ke Desa Bandungrejo. BPBD juga mendistribusikan 5.000 liter air bersih untuk Puskesmas Sitiarjo guna mendukung pemenuhan kebutuhan air di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.

"Penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Kami berupaya agar bantuan air bersih bisa menjangkau masyarakat yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari," kata Sadono.

Total Bantuan Tembus 5,5 Juta Liter
Sejak distribusi dimulai pada 8 Agustus 2026 hingga Jumat (23/10/2026), total bantuan air bersih yang disalurkan BPBD Kabupaten Malang tercatat mencapai 5.599.150 liter.

Sebelumnya, kekeringan dilaporkan berdampak pada 15 desa di tujuh kecamatan. Jumlah warga yang terdampak mencapai sekitar 6.436 kepala keluarga atau 20.111 jiwa.

Masuknya Desa Banjarejo dalam laporan wilayah krisis air bersih menambah perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama musim kering. Pasalnya, air bersih bukan hanya dibutuhkan untuk minum dan memasak, tetapi juga untuk mandi, mencuci, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Distribusi melalui armada tangki menjadi langkah untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga. Meski demikian, perkembangan wilayah terdampak perlu terus dipantau agar bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
#Warga
Prayitno
Prayitno
Reporter / Redaksi Narative.id Malang

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT