Berdasarkan pantauan Narative.id di lapangan, kedua jenis BBM tersebut kosong sejak pagi. Kondisi ini berbeda dari empat hari sebelumnya, ketika pasokan disebut masih tersedia setiap hari meskipun datang terlambat.
Seorang warga bernama Hartono menuturkan, keterlambatan pasokan telah terjadi selama empat hari terakhir. Namun, pada Jumat pagi, kondisi berubah karena BBM belum tersedia.
“Sudah empat hari ini pasokannya terlambat, tetapi setiap hari masih ada meskipun datangnya telat. Kalau hari ini berbeda, sejak pagi sudah kosong,” tutur Hartono.
Kekosongan tersebut dirasakan warga yang mengandalkan kendaraan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Mereka yang hendak berangkat kerja maupun menjalankan usaha harus menghadapi kesulitan mendapatkan BBM, sementara bahan bakar menjadi kebutuhan penting untuk mendukung mobilitas dan kegiatan ekonomi.
Di tengah keluhan warga, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan akan melakukan pengecekan terkait kabar kelangkaan Pertalite di wilayah Malang Raya.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu memeriksa kondisi di lapangan.
“Coba kami cek ke tim lapangan dulu,” kata Ahad saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pengecekan masih akan dilakukan. Karena itu, penyebab kekosongan BBM di SPBU yang dipantau serta kondisi pasokan di wilayah Malang Raya masih memerlukan penjelasan lebih lanjut.
Narative.id akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menelusuri hasil pengecekan Pertamina untuk memastikan kondisi pasokan BBM serta waktu normalisasi pelayanan di SPBU tersebut.


▶
▶
▶
▶
▶






Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Pendidikan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR