Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan hal itu saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Pasar Mergan, Kota Malang, Sabtu (17/10/2026).
Wahyu menduga meningkatnya permintaan untuk kegiatan masyarakat, terutama hajatan pernikahan, menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga cabai. Namun, dugaan tersebut masih perlu didukung data permintaan dan pasokan untuk memastikan penyebab kenaikan harga.
"Harga cabai dari dulu memang fluktuatif, tetapi sekarang agak sedikit tinggi. Kemarin sempat turun Rp 55.000, sekarang Rp 60.000. Ini karena sekarang bulan-bulan pernikahan, banyak kegiatan-kegiatan, akhirnya permintaan banyak," ujar Wahyu.
Harga cabai yang sebelumnya sempat turun menjadi Rp 55 ribu per kilogram kini kembali naik sekitar Rp 5 ribu. Wahyu menyebut harga di pasaran masih bergerak dalam kisaran Rp 55 ribu hingga Rp 65 ribu per kilogram.
Selain permintaan, distribusi turut menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Menurut Wahyu, pasokan cabai di Pasar Mergan bergantung pada pengiriman dari pasar induk di Gadang.
Meski demikian, ia memastikan stok cabai masih mencukupi. Pemkot Malang bersama TPID mengaku terus memantau perkembangan harga dan menyiapkan intervensi untuk menjaga stabilitas komoditas pangan.
"Stok ini juga aman. Saya tanya, cabai selalu berlimpah. Intervensi kita lakukan. Mudah-mudahan pada hari-hari normal harga bisa kembali Rp 55.000," katanya.
Harga Tepung Terigu Ikut Jadi Perhatian
Selain cabai, kenaikan harga tepung terigu juga menjadi perhatian dalam pemantauan bahan pokok di Pasar Mergan.
Wahyu menyebut harga tepung yang sebelumnya berada di kisaran Rp 7 ribu dilaporkan meningkat secara bertahap hingga Rp 13 ribu. Namun, belum ada penjelasan lebih terperinci mengenai jenis tepung, ukuran kemasan, satuan harga, maupun penyebab kenaikannya.
"Kemudian, tadi laporan dari tepung saja yang naiknya hampir dua kali lipat. Rata-rata Rp 7.000, sekarang bisa naik secara berangsur-angsur sampai dengan Rp 13.000. Harga tepung masih kita pantau," jelasnya.
Informasi tersebut masih perlu diperjelas agar perbandingan harga tepung dapat dinilai secara tepat, terutama untuk memastikan apakah harga yang dibandingkan mengacu pada jenis dan ukuran produk yang sama.
Pemkot Pantau Stabilitas Bahan Pokok
Di tengah kenaikan harga cabai dan laporan kenaikan harga tepung, Wahyu menyebut sejumlah komoditas lain relatif stabil. Ketersediaan beras disebut sudah mencukupi meski terdapat sedikit kenaikan harga. Sementara itu, minyak goreng dan bawang merah dilaporkan masih berada dalam kondisi normal.
Pemkot Malang bersama TPID akan melanjutkan pemantauan harga dan pasokan untuk mengantisipasi kenaikan lebih lanjut yang berpotensi menambah beban pengeluaran masyarakat.
Meski stok cabai disebut aman, perkembangan harga tetap perlu dicermati. Kepastian pasokan, kelancaran distribusi, dan pergerakan permintaan menjadi sejumlah aspek penting dalam menjaga harga pangan agar tetap terjangkau oleh masyarakat.


▶
▶
▶
▶
▶
▶






Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Pendidikan
Narative.id Jawa Timur · Kebijakan & Politik
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR